1. Kuasai CV Target
Tahu CV kan? Curriculum Vitae a.k.a Biodata Diri target. Penting
untuk mengetahui siapa target yang kamu incar sebenarnya. Siapa namanya
(Ini penting
Sis!), dimana tinggalnya, seperti apa orangnya,
apa hobinya, dan hal – hal lain yang kelak mendukung penyelidikanmu
lebih lanjut. Ini adalah modal berharga. Bagai seorang pemburu,
berfikirlah seperti mangsa yang akan diburu. Jika yang diburu adalah
kambing, kenalilah tipikal pengembikan kambing. Karena dengan mengetahui
cara pengembikannya, dari sana kita akan mengetahui tipikal kambing
yang akan diburu. Apakah kambing gurun, kambing gunung, kambing
antartika dan lainnya. Semakin dalam mengetahui karakteristik kambing,
maka akan semakin mudah untuk memburunya. #eh #kog #bahas #kambing?
#lostfocus #instagram #iphonesia.
Initinya seperti itu. Nah pertanyaan berikutnya, dimana kita bisa
mendapatkan CV nya? Ga mungkin ‘kan kamu datang ke depannya lalu
berkata, “Cowo, minta CV nya dong,” yang ada si target akan bingung dan
berfikir keras apakah kamu salah satu agen pencari kerja atau dia sedang
masuk
reality show. Bertanyalah kepada teman – teman dekatnya.
Mereka adalah sumber terpercaya dan diakui validitasnya dalam
mendapatkan informasi mengenai target. Seperti keputusanmu yang benar
dalam membaca tips dari Gdubrak! saat ini.
2. Kenali Hobinya
Bagi mahluk bernama cowo, hobi adalah sesuatu yang penting. Dengan
mengetahui hobinya, sebenarnya para kaum hawa telah mendapatkan kunci
utama untuk meraih cintanya (
ceileee..). Apakah target yang
kamu taksir seorang pemain sirkus? Seorang pemancing (keributan)?
Pesepakbola antar dusun? Semuanya itu mengarah kepada kesukaan mendasar
yang disebut hobi.
Masuk ke dalam dunianya. Belajarlah untuk menjinakkan singa sebagai
padanan teman bermain sirkusnya. Berlatih untuk melempar alat pancing
dengan presisi ke dalam kerumunan penonton konser musik kucek jemur
bersatu. Mengasah ilmu dengan menjadi tiang gawang agar selalu bisa
dekat dengan target saat bermain bola juga bisa. Sebenarnya cowo itu
mahluk yang simpel. Ketika kegemarannya telah disukai dan didukung
dengan lawan jenisnya, sangat mudah untuk mendapatkan perhatiannya.
Namun satu yang perlu diperhatikan, kamu tidak perlu merubah diri untuk
menjadi orang lain saat mendekatinya. Just
Be Yourself.
3. Teman dan Keluarga are Importants
Walaupun cowo termasuk mahluk yang sedikit cuek dalam membina
hubungan namun bukan berarti dia juga cuek dalam hal lain. Hal yang
(biasanya) menjadi fokus dalam kehidupannya berasal dari kalangan teman –
teman dan keluarga. Penting untuk menjaga dua topik sensitif ini agar
tidak saling menyinggung saat percakapan sudah mulai terbangun.
For him, friendship and family are the points.
If you can handle that, You can be his point too :p
4. Jujur untuk Menjadikan Dia Lebih Baik
Banyak hal yang mungkin tidak disenangi cewe ketika mengetahui
kehidupan target lebih dalam. Perokok, Budak MSG, Temperamental, Maniak
Game, Penghirup lem fox, Pengikut Ormas aliran keras, Pemuja setan dan
lainnya. Ketika kita sayang pada pasangan kita, pastinya kita ingin yang
terbaik bagi dirinya. Bagilah informasi tentang hal yang baik jika
dilakukan untuknya dan mana yang tidak. Jujurlah padanya. Awalnya
mungkin cowo akan defensif terhadap saran – saran tersebut. Namun suatu
saat ketika dia menyadari bahwa apa yang kamu katakan itu benar, dia
akan melihatmu dalam porsi yang berbeda dari sebelumnya. Jauh lebih
tinggi dan lebih mendapat tempat di dalam sanubarinya. Tapi ingat, yang
kamu lakukan hanya sebatas ingin agar dirinya menjadi lebih baik. Jika
dia menolak, sabarlah. Semua memang perlu waktu. Setidaknya dirimu jujur
dalam melakukan ini semua demi kalian berdua, bukan semata – mata
karena kepentingan satu orang saja. Jangan sampai apa yang kamu lakukan
mengorbankan dirimu sendiri. Ingatlah, kalau mau menolong orang
tenggelam sebaiknya kamu sudah bisa berenang. Jika sudah masuk tahap
ini, bersiaplah untuk berjuang lebih jauh.
Cemunguth eeaaaa… #digampar #pake #candi
5. Banyak berdoa dan berusaha
Kita hidup di Indonesia. Negara dengan multi kultur dan multi
religion. Salah satu manfaat hidup dalam lingkungan beragama adalah
memiliki kebiasaan berdoa. Berdoa itu sangat baik. Diluar dari
pengalaman spiritual, berdoa juga mampu memacu harapan yang tinggi dan
memancing hormon endorphin (hormon pemicu rasa senang) menjadi
bertambah.
Berdoalah dengan tekun agar perjalanan penargetan kamu berjalan
sukses. Setelah berdoa, mulailah melakukannya dengan maksimal. Jika
gagal, anggap itu sebagai tantangan bukan rintangan. Jika gagal lagi,
anggaplah kamu sedang dicoba oleh Yang Maha Kuasa. Gagal lagi sekali,
mulailah mencari target yang lain.
Sumber :
disini !